Isen MulangKalimantan Tengah

Wagub Dampingi ASN Seminar Proyek Perubahan PKN Tingkat II

295
×

Wagub Dampingi ASN Seminar Proyek Perubahan PKN Tingkat II

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN: Wagub Kalteng, Edy Pratowo (baju putih) sebagai Mentor pada Seminar Proyek Perubahan bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVII Tahun 2025, Rabu (10/12/2025)Foto: IST

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo mengambil peran penting sebagai mentor pada Seminar Proyek Perubahan bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVII Tahun 2025, Rabu (10/12/2025) di BPSDM Provinsi Kalteng. 

Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran tahap akhir yang digelar pada 9 sampai dengan 12 Desember 2025.

Edy Pratowo menekankan, bahwa proyek perubahan yang dijalankan para peserta harus memiliki dampak nyata dan keberlanjutan, bukan sekadar formalitas pelatihan. 

“Harapan kami, niat baik melalui proyek perubahan ini tidak bersifat insidental. Ini harus bisa dilaksanakan sampai ke sudut-sudut wilayah,” tegas Wagub.

Salah satu peserta,  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, memaparkan proyek transformasi digital pendidikan yang bertujuan memperkuat proses belajar siswa dan kompetensi guru. 

Wagub Edy menanggapi, “Apa yang Saudara paparkan ini sangat menarik dan sejalan dengan tujuan kita bersama. Transformasi digital pendidikan adalah kebutuhan dasar, dan kami mendukung penuh proyek perubahan ini,” jelasnya.

Seminar ini juga menghadirkan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Nurcahyo Jungkung Madyo sebagai penguji. Ia menyoroti pentingnya keberlanjutan proyek. 

“Setiap proyek perubahan harus memiliki mekanisme agar tetap berjalan, memberi manfaat nyata dan tidak berhenti setelah pelatihan selesai,” ujarnya.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan arahan strategis dari mentor dan penguji, sehingga inovasi yang dikembangkan dapat diimplementasikan di instansi masing-masing secara nyata dan berkelanjutan. (ifa/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *