Isen MulangKalimantan Tengah

Harkannas Dorong Konsumsi Ikan Cegah Stunting

216
×

Harkannas Dorong Konsumsi Ikan Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
LOMBA: Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni saat mendampingi anak-anak dalam Lomba Mewarnai dan Menggambar Gemarikan, Kamis (20/11/2025).Foto: IST

PALANGKA RAYA – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas) Tahun 2025. 

Peringatan yang jatuh setiap 21 November ini mengusung tema nasional Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045 yang menekankan, pentingnya ikan sebagai sumber protein hewani untuk mencegah stunting dan membangun generasi sehat, Kamis (20/11/2025).

Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, menyampaikan bahwa Harkannas menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ikan sebagai sumber pangan bergizi dan berkualitas tinggi. 

Menurutnya, hal ini sejalan dengan visi misi Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, dalam mengoptimalkan potensi perikanan untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan konsumsi ikan di daerah.

Sri menjelaskan bahwa Pemprov Kalteng menyelenggarakan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari Pasar Penyeimbang dengan komoditas ikan bersubsidi, Lomba Video Gemarikan untuk umum, Lomba Mewarnai dan Menggambar untuk siswa sekolah dasar, Lomba Senam Gemarikan untuk taman kanak-kanak, hingga Lomba Masak Serba Ikan yang melibatkan TP-PKK kabupaten atau kota se-Kalteng.

“Budaya makan ikan ini sangat penting dibangun sejak dini karena ikan adalah pangan masa depan,” ujarnya.

Selain kegiatan utama, rangkaian Harkannas juga dirangkai dengan layanan kesehatan gratis dan donor darah bagi masyarakat.

Sri menegaskan bahwa peringatan Harkannas bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam penanggulangan stunting. Ia menyebut ikan sebagai sumber protein hewani lengkap, mudah dicerna, dan terjangkau bagi masyarakat Kalteng.

“Dengan konsumsi ikan yang cukup, kita bisa menekan angka stunting secara signifikan,” pungkasnya. (ifa/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *