PALANGKA RAYA – Sejak menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) selama kurang lebih 8 bulan 20 hari, Agustiar Sabran terus memperkuat hubungan komunikasi dengan media melalui kegiatan silaturahmi yang digelar secara rutin setiap bulan.
Pertemuan ini menjadi wadah bagi pemerintah provinsi dan insan pers untuk saling bertukar informasi serta meluruskan berbagai isu yang berkembang di masyarakat.
Dalam kesempatan silaturahmi terbaru, Gubernur menegaskan, pentingnya komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan media.
Ia menjelaskan, bahwa sejak resmi memimpin pada 20 Februari. Kemudian kembali aktif bertugas pada 3 Maret setelah menjalani masa retret, dirinya ingin memastikan, hubungan yang harmonis dengan insan pers terjalin secara berkelanjutan.
“Kenapa kami rutin begini? Supaya kita bersilaturahmi. Kalau ada yang miss, kita bisa langsung menyambungkannya. Silaturahmi itu yang memudahkan kita. Tanpa itu, sulit,” ujar Gubernur, Jumat (21/11/2025).
Salah satu isu yang kerap muncul di tengah masyarakat adalah terkait kerusakan jalan di berbagai wilayah. Agustiar menekankan, pentingnya pemahaman bersama mengenai pembagian kewenangan, agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak keliru.
Menurutnya, banyak jalur yang statusnya berbeda-beda, mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten, perusahaan, hingga jalan desa. Karena itu, penanganannya tidak bisa serta merta dibebankan kepada pemerintah provinsi.
“Contohnya mengenai kerusakan jalan. Kalau itu jalan provinsi, berarti menggunakan APBD provinsi. Tapi seringkali semua jenis jalan, apakah itu jalan perusahaan, jalan desa, jalan bupati, bahkan jalan nasional, selalu gubernur yang disalahkan,” tegasnya.
Agustiar berharap, insan pers dapat membantu meluruskan informasi tersebut kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Maksud saya, Bapak Ibu luruskan. Ini jalan apa, kewenangannya siapa. Pak Gubernur ini baru memimpin. Ini harus diluruskan,” katanya.
Melalui silaturahmi rutin ini, Agustiar Sabran berharap, kerja sama antara pemerintah dan media semakin solid dalam menyampaikan informasi yang akurat serta mendukung pembangunan di Kalteng. (ifa/abe)












