PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Agustiar Sabran terus menegaskan komitmen dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan harus berjalan beriringan dengan pendidikan dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai.
“Pendidikan sudah pasti penting, begitu juga dengan kesehatan. Karena kalau rakyatnya tidak sehat, bagaimana mau belajar dan bekerja?,” ucap Agustiar, beberapa waktu lalu.
Ia juga menyoroti banyaknya masyarakat di pedesaan yang masih belum memahami cara mengakses fasilitas BPJS Kesehatan, sehingga sering kali tidak mendapatkan layanan maksimal. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri yang harus segera diselesaikan Pemerintah Daerah.
“Syukur kita ada BPJS, tapi kenyataannya banyak masyarakat yang belum paham cara memanfaatkannya. Kadang ribet urusannya, terlalu banyak birokrasi. Akhirnya mereka malas berobat,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi mendorong agar sistem layanan kesehatan di Kalteng lebih sederhana, cepat, dan berpihak pada masyarakat kecil. Gubernur Kalteng ingin memastikan agar setiap warga bisa mendapatkan pengobatan tanpa terbebani persoalan administrasi.
“Kalau bisa, cukup datang ke puskesmas atau rumah sakit daerah, langsung dilayani. Tidak perlu terlalu rumit dengan persyaratan yang panjang. Yang penting masyarakatnya sembuh dan sehat,” tegasnya.
Lebih lanjut, gubernur juga mengingatkan pentingnya peran Pemerintah Daerah dalam memperkuat sistem pelayanan di tingkat bawah, mulai dari peningkatan fasilitas kesehatan, tenaga medis, hingga penyuluhan tentang pentingnya hidup sehat. (ter/abe)












