PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menegaskan, bahwa bonsai bukan sekadar hobi atau karya seni, melainkan juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Bahkan, di tingkat internasional, harga bonsai bisa mencapai angka fantastis.
Hal tersebut disampaikan Wagub saat menghadiri Lomba Bonsai yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat (29/8/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-79 Bhayangkara.
“Bonsai memiliki nilai seni sekaligus nilai ekonomi yang tinggi. Di tingkat internasional, bonsai bahkan bisa bernilai sangat mahal,” ujar Edy Pratowo.
Menurutnya, keindahan bonsai tercipta dari proses panjang yang membutuhkan kesabaran, ketekunan dan keuletan. Nilai filosofis itu sejalan dengan upaya membangun daerah dan bangsa, yang juga memerlukan kerja keras, inovasi, serta semangat pantang menyerah.
Lebih jauh, Wagub berharap, kegiatan lomba bonsai dapat menumbuhkan komunitas pecinta bonsai di Kalteng. Dengan begitu, selain memperkuat kreativitas dan kebersamaan, juga bisa membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Melalui bonsai, kita tidak hanya belajar seni merawat, tetapi juga bisa membuka jalan usaha yang memberikan manfaat ekonomi bagi warga Kalteng,” tambahnya.
Edy Pratowo pun mengajak, masyarakat menjadikan momentum peringatan HUT RI dan HUT Bhayangkara ini sebagai kesempatan memperkokoh persatuan serta terus berinovasi demi kemajuan daerah.
“Melalui kegiatan ini, mari kita bangun Kalteng yang semakin BERKAH, Maju dan Sejahtera, menuju cita-cita Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (ifa/abe)