Isen MulangKalimantan Tengah

Kartu HBS Difokuskan pada Masyarakat Desil 1-4

24
×

Kartu HBS Difokuskan pada Masyarakat Desil 1-4

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Herson B. Aden sampaikan sambutan, Rabu (27/8/2025).Foto: IST

PALANGKA RAYA – Program strategis Kartu Huma Betang Sejahtera (HBS) yang akan diluncurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Januari 2026 mendatang, dipastikan menyasar masyarakat rentan yang masuk dalam Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), khususnya pada kelompok desil 1 hingga desil 4.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Herson B. Aden mengatakan, kelompok masyarakat tersebut diprioritaskan, karena masuk kategori rentan yang membutuhkan dukungan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

“Artinya yang rentan itu prioritas untuk bisa diberikan bantuan, baik pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan. Itu bagi masyarakat di wilayah kabupaten-kota. Data ini kan dari nasional, kita masih verifikasi. Oleh sebab itu, data yang akurat harus bersama-sama antara provinsi dengan kabupaten-kota,” kata Herson di Palangka Raya, Rabu (27/8/2025).

Ia menegaskan, penerima manfaat di desil 1 dan 2 akan menjadi prioritas utama. Namun demikian, bantuan hanya akan diberikan apabila tidak tumpang tindih dengan program lain.

“Programnya banyak, mulai dari pendidikan sampai dengan anggota keluarga yang kuliah, sesuai program satu keluarga satu sarjana. Selain itu, juga ada bantuan sembako, fasilitas kesehatan gratis dan program strategis nasional lainnya. Harapannya tentu tidak double dapatnya,” jelasnya.

Menurut Herson, saat ini Pemprov Kalteng bersama pemerintah kabupaten masih melakukan pembahasan terkait petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis). Hal ini dilakukan agar program bisa dijalankan serentak di seluruh kabupaten dan desa pada awal 2026.

“Program ini nanti berjalan Januari 2026. Jadi ini persiapan, supaya bisa start secara serentak di seluruh wilayah Kalteng,” pungkasnya. (ifa/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *