Feature

Tak Sekadar Kedai Kopi, Kaum Muda dan Tua Pun Bisa

1037
×

Tak Sekadar Kedai Kopi, Kaum Muda dan Tua Pun Bisa

Sebarkan artikel ini
KEDAI KOPI : Para pengunjung tampak ramai di kedai kopi Tepikali.co, Kamis (7/8/2025). FOTO APRI/PE

Tepikali.co Menjadi Tempat Lintas Generasi Menyatu di Sampit

Di sebuah sudut jalan di Kota Sampit, tepatnya di Jalan Mesjid Shirottol Mustaqim Barat Nomor 65, berdiri sebuah kedai kopi yang tidak hanya menyajikan aroma kopi yang menggoda. Tapi juga menyimpan cerita tentang kehangatan, persahabatan dan tempat berkumpul lintas generasi. Namanya Tepikali.co.

DIDIRIKAN pada tahun 2021 oleh seorang pemuda kreatif bernama Ryan, Tepikali.co lahir dari gagasan sederhana tidak hanya membuat kedai kopi tempat minum saja. Tapi juga menjadi ruang aman dan nyaman untuk siapa saja. Anak muda yang ingin nongkrong? Bisa. Pasangan yang ingin menghabiskan waktu santai? Cocok. Bahkan orang tua yang ingin menyeruput kopi sambil bermain domino? Juga tersedia.

“Saya membayangkan Tepikali.co bukan cuma sebagai tempat ngopi, tapi tempat di mana orang-orang bisa terkoneksi. Tidak ada batasan usia, semua bisa duduk bersama, ngobrol, tertawa, bahkan bermain,” kata Ryan, sang pemilik, saat ditemui di kedainya, Kamis malam (7/8/2025) lalu.

Salah satu yang tak pernah luput dari pesanan adalah KOREM, singkatan dari Kopi Aren Manis. Perpaduan kopi spesial dan gula aren lokal ini menghasilkan rasa manis alami yang lembut dan kaya. Rasanya seolah membawa penikmatnya pulang ke kenangan masa kecil yang hangat, akrab, dan tulus.

Menu lainnya tak kalah menggoda. Ada TEKCO dengan campuran es krim vanila dan wafer coklat yang disukai anak-anak muda, hingga kopi-kopi beraroma unik seperti Kopi Pandan Aren, Cheesecake, hingga Bubblegum. Bagi yang tak minum kopi, tersedia Taro Milky, Red Velvet, dan Matcha yang tampil menggoda dalam balutan warna-warna ceria.

Namun yang membuat Tepikali.co berbeda bukan hanya soal kopi. Di kedai ini, tersedia rental PS4 atau Playbox yang ramai dipakai pengunjung muda melepas penat setelah bekerja atau kuliah.

Sementara di pojok lain, beberapa pelanggan setia yang usianya tak lagi muda tampak serius bermain kartu domino sambil bercengkerama ditemani secangkir Americano panas.

Salah satunya adalah Galih, pelanggan setia sejak Tepikali.co dibuka. Wajahnya selalu tampak hangat setiap kali masuk ke dalam kedai.

“Saya sudah dari awal nongkrong di sini, sejak 2021. Kadang datang sendiri, kadang bawa sahabat. Kami main domino bareng, ngobrol, ketawa. Tempat ini sudah kayak rumah kedua buat saya,” ujar Galih.

Selain kopi, Tepikali.co juga menyuguhkan berbagai makanan dan camilan yang mengenyangkan sekaligus menggugah selera. Mulai dari Mie Kuah Spesial, Ayam Sambal Merah, hingga aneka gorengan seperti Churros, Tempe Mendoan, Samosa, dan Cireng Salju. Menu yang bisa dinikmati bersama, atau sekadar menemani obrolan ringan.

Bahkan setiap hari Rabu, Tepikali.co menghadirkan menu spesial bertajuk “Special for You”, kejutan yang hanya diketahui oleh pelanggan yang datang hari itu. Sebuah cara kecil namun bermakna untuk menjaga hubungan dengan pelanggan setia.

Dalam dunia yang makin cepat dan kadang terasa asing, Tepikali.co hadir sebagai oase kecil. Di sini, kopi bukan sekadar minuman, namun ia adalah alasan untuk berhenti sejenak, menoleh ke sekitar, dan mungkin, memulai percakapan dengan orang di sebelah meja.

Ryan percaya, tempat ini akan terus tumbuh bersama komunitas yang dibangunnya dari sejak awal. “Kami ingin Tepikali.co jadi tempat yang orang rindukan, bukan karena megah atau mewah, tapi karena hangat. Tempat di mana kamu bisa jadi diri sendiri, ditemani secangkir kopi dan obrolan yang tak harus sempurna,” tutup Ryan. (pri/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *