Isen MulangKalimantan Tengah

Pemprov Perkuat Deteksi Dini Dalam Pencegahan Karhutla

64
×

Pemprov Perkuat Deteksi Dini Dalam Pencegahan Karhutla

Sebarkan artikel ini
Pemprov Perkuat Deteksi Dini Dalam Pencegahan Karhutla
ZOOM : Pelaksanaan Pertemuan Secara Daring Melalui Zoom Meeting Dalam Rangka Memperkuat Mitigasi Karhutla Beberapa Waktu Lalu. (FOTO : IST FOR PE)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat langkah mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) dengan melaksanakan pertemuan secara daring melalui Zoom Meeting beberapa waktu lalu. 

Dalam pertemuan tersebut dihadiri seluruh anggota GAPKI Kalteng, terdiri dari 120 perusahaan, dan pemaparan diwakilinoleh PT. GIJ dan PT. BGA serta melibatkan BPBD Kabupaten/Kota se-Kalteng.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Ahmad Toyib menegaskan bahwa strategi pencegahan kini menjadi prioritas utama. Menurutnya, pencegahan karhutla tidak dapat lagi jika hanya mengandalkan pemadaman.

“Mitigasi karhutla tidak bisa lagi hanya mengandalkan pemadaman. Pencegahan harus dibangun sejak dini, dengan sistem yang terintegrasi dan dukungan penuh dari semua pihak,” ucap Ahmad Toyib.

Berdasarkan data dari BGA, pada sepanjang tahun 2024 tercatat 43 kejadian kebakaran dengan luasan terdampak sekitar 65,11 hektare. Namun demikian, Ahmad Toyib menilai angka tersebut masih relatif terkendali. Kemudian, BGA sendiri diketahui telah mengembangkan sistem digital berbasis aplikasi Fire Hunter dan General Inspection yang mempermudah pemantauan hotspot, patroli digital, dan pelaporan kejadian secara real-time.

Kepala BPBPK Kalteng memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan yang telah dibangun oleh perusahaan. Tidak hanya menyiapkan armada damkar beserta personel, namun juga memanfaatkan teknologi untuk mendeteksi karhutla secara dini. “Inovasi seperti ini sangat membantu kami dalam pengawasan. Ini contoh konkret bagaimana swasta bisa mengambil peran aktif dalam mitigasi,” ungkap Toyib.

Dirinya menilai, mitigasi yang efektif bukan hanya soal peralatan, tetapi juga sinergi dengan masyarakat. Toyib menegaskan bahwa BPBD Kalteng akan segera melakukan aktivasi Pos Komando dan Pos Lapangan yang tersebar di 13 Kabupaten dan 1 Kota. Pos-pos tersebut nantinya akan diisi oleh Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Personil TNI Polri yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

“Pos Lapangan MPA akan menjadi ujung tombak deteksi dini dan penanganan cepat. Ini penting agar potensi kebakaran bisa segera direspon tanpa menunggu tim dari pusat,” katanya.

Pos Lapangan MPA Menjadi ujung tombak deteksi dini dan penanganan cepat. Selain itu juga, Toyib menilai bahwa kemitraan perusahaan dengan desa-desa sekitar dianggap krusial. dirinya menyoroti bagaimana kolaborasi antara PT BGA dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) binaan dapat menjadi model pencegahan di tingkat bawah. 

“Warga adalah garda terdepan. Pelibatan mereka melalui pelatihan, sosialisasi, dan pemberian peralatan damkar harus terus diperkuat,” tegasnya.

Kesiapan SDM menjadi perhatian, diketahui saat ini BGA mengoperasikan lebih dari 1.200 satgas inti yang tersebar di Kalteng, dengan tingkat kesiapan mencapai 92 persen. Kemudian, Toyib menyebutkan bahwa latihan fire drill dan pelatihan internal maupun eksternal yang dilakukan perusahaan penting untuk memastikan satgas selalu siaga.

Dalam aspek lingkungan, Monitoring Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) sepanjang tahun 2024 menunjukkan hasil baik, dengan seluruh titik pemantauan berada dalam kategori aman. Toyib mengatakan bahwa hal tersebut merupakan indikator penting, karena pasokan air yang cukup sangat krusial dalam pencegahan kebakaran di lahan gambut.

Sebelumnya, peringatan dini dari BMKG menyebutkan bahwa musim kemarau dimylai pada bulan Juni dan mencapai puncak pada Juli hingga Agustus. “Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk meningkatkan kesiapsiagaan mulai dari sekarang, dan hal ini menjadi komitmen Bapak Gubernur Kalteng untuk Kalteng Bebas Kabut Asap Tahun 2025,” tutur Ahmad Toyib. (ter/nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *