PALANGKA RAYA – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di Jalan Tjilik Riwut (Trans Kalimantan) Km. 18 Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan. Senin (9/6/2025) pagi sekitar pukul 07.30 WIB, seorang ibu dan bayinya yang berusia sembilan bulan meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi ditabrak truk kontainer dari belakang.
Suami korban yang mengendarai sepeda motor mengalami luka-luka. Kejadian nahas ini terjadi saat sepeda motor korban melambat untuk menghindari jalan berlubang yang tergenang air. Truk kontainer yang datang dari belakang diduga tidak dapat menghindar sehingga menabrak sepeda motor tersebut.
Kejadian ini kembali menyoroti kondisi jalan yang rusak di wilayah tersebut. Legislator DPRD Kalimantan Tengah Dapil I yang meliputi Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas, Sengkon menyampaikan rasa prihatinnya, atas peristiwa ini dan menekankan perlunya perbaikan jalan yang menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Semoga ini menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak, terutama pengambil keputusan. Jalan negara yang rusak harus menjadi perhatian utama dan segera diperbaiki, tidak hanya di Katingan, tetapi juga di daerah lain di Kalimantan Tengah yang membutuhkan perbaikan,” ucapnya saat diwawancara di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Tengah, Selasa (10/6/2025).
Ia berharap, agar perbaikan jalan dapat segera dilakukan untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang. Sengkon juga menambahkan bahwa saat ini sedang dalam proses perubahan anggaran APBD 2025, dan ia berharap agar alokasi dana untuk perbaikan jalan dapat dipertimbangkan.
“Titik-titik jalan yang rusak parah harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Perbaikan jalan yang menyeluruh sangat penting untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” tegasnya. (rdi/rdo)