Saran Anggota Dewan Dalam Upaya Mencegah HIV/AIDS
PALANGKA RAYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Khemal Nasery menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai agama. Karena hal itu merupakan salah satu upaya utama dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS di tengah masyarakat.
Menurut Khemal, peningkatan kasus HIV/AIDS harus menjadi bahan introspeksi bersama. Terutama dalam menjaga perilaku dan pergaulan hidup sehari-hari di masyarakat. Ia menilai, pencegahan paling efektif berawal dari kesadaran individu untuk menjauhi perilaku berisiko yang dapat memicu penularan penyakit tersebut.
“Pencegahan HIV/AIDS ini kembali kepada diri kita masing-masing. Penyebarannya bisa melalui berbagai cara. Seperti transfusi darah, penyalahgunaan obat terlarang, hingga hubungan seks bebas. Karena itu masyarakat harus benar-benar waspada dan berhati-hati,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Ia menegaskan, pendekatan keagamaan memiliki peran strategis sebagai benteng moral dalam masyarakat dari pergaulan bebas yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius, termasuk HIV/AIDS.
“Yang utama adalah kembali kepada agama, mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan nilai agama yang kuat, insyaallah perilaku menyimpang bisa dihindari,” kata Khemal.
Selain itu, Khemal juga menyoroti pentingnya pembinaan dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Menurutnya, pencegahan tidak cukup hanya dengan imbauan, tetapi perlu diikuti dengan pembinaan yang konsisten agar penyebaran HIV/AIDS tidak semakin meluas dan mengancam keluarga serta lingkungan sekitar.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan tokoh agama, untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan HIV/AIDS melalui pendekatan moral, sosial, dan edukatif.
“Jangan sampai kita lengah. Ini bukan hanya soal individu, tetapi juga soal menjaga keluarga dan generasi mendatang,” pungkasnya. (ifa/ens)












