DPRD Kalimantan Tengah

Masyarakat Kebun Agung Minta Perbaikan Jalan Poros

75
×

Masyarakat Kebun Agung Minta Perbaikan Jalan Poros

Sebarkan artikel ini
Okki Maulana

PALANGKA RAYA – Juru Bicara Legislator Dapil III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Sukamara, dan Kabupaten Lamandau, Okki Maulana menyampaikan, aspirasi masyarakat dari Desa Kebun Agung, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Okki menyampaikan, bahwa infrastruktur jalan dan sarana pendidikan menjadi dua pilar utama yang sangat penting untuk segera ditangani oleh pemerintah daerah demi menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Masalah aksesibilitas menjadi keluhan utama masyarakat Desa Kebun Agung. Okki mengungkapkan, bahwa masyarakat sangat mengharapkan adanya perbaikan pada jalan poros desa yang saat ini mengalami kerusakan di beberapa titik strategis.

“Kondisi jalan poros yang rusak sangat menghambat mobilitas masyarakat. Selain itu, masyarakat di RT 7 dan RT 8 secara khusus mengusulkan peningkatan jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 500 meter agar akses antar wilayah di dalam desa dapat tersambung dengan baik,” ucapnya, Minggu (25/1/2026).

Tak hanya jalan, usulan mengenai pembangunan jembatan penghubung juga turut disampaikan. Keberadaan jembatan ini dinilai penting, untuk memperlancar arus transportasi barang dan jasa yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian daerah.

Di sektor pendidikan, kondisi sarana belajar mengajar di Desa Kebun Agung memerlukan perhatian serius. Okki menyebutkan adanya permohonan dukungan berupa pengadaan meja dan kursi sekolah, serta peningkatan fasilitas umum di tingkat SD dan SMP.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Masyarakat berharap pemerintah dapat melengkapi sarana yang ada agar anak-anak di Kebun Agung dapat belajar dengan nyaman dan fasilitas yang setara dengan wilayah perkotaan,” ujarnya.

Selain pendidikan formal, kepedulian masyarakat terhadap pendidikan keagamaan juga terlihat dari usulan bantuan perbaikan atap Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) melalui pengadaan seng, untuk mengganti bagian yang sudah rusak. (rdi/rdo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *