PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Ferry Khaidir menegaskan, pentingnya peran orang tua dalam melakukan pembatasan penggunaan gadget pada anak-anak. Hal ini dianggap penting, untuk melindungi perkembangan fisik dan psikologis generasi muda.
Menurut Ferry Khaidir, kemajuan teknologi yang pesat telah membuat gadget menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak. Meskipun memiliki manfaat dalam hal akses informasi dan pembelajaran, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif signifikan.
“Gadget jika digunakan secara berlebihan bisa mengganggu pertumbuhan otak anak, menyebabkan masalah kesehatan mata, mengurangi waktu bermain fisik. Bahkan mempengaruhi kemampuan sosial mereka dalam berinteraksi secara langsung dengan orang lain,” ucapnya, Rabu (14/1/2026).
Ferry menambahkan, bahwa banyak kasus di berbagai daerah di Kalteng menunjukkan anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktu harinya dengan gadget, sehingga mengabaikan aktivitas belajar dan hubungan dengan keluarga serta teman sebaya.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan masalah seperti kecanduan teknologi, gangguan tidur dan penurunan prestasi akademik.
Untuk mengatasi hal ini, Ferry mengajak orang tua untuk menetapkan aturan yang jelas, mengenai waktu penggunaan gadget, memilih konten yang positif dan edukatif serta lebih sering melakukan aktivitas bersama anak-anak seperti bermain luar ruangan, membaca buku atau berkreasi bersama.
Ia juga mengingatkan, pentingnya menjadi contoh yang baik dengan tidak terlalu sering menggunakan gadget di depan anak.
“Kita perlu bekerjasama antara keluarga, sekolah dan pemerintah untuk memberikan pemahaman yang benar tentang penggunaan teknologi pada anak-anak, sehingga mereka dapat mendapatkan manfaatnya tanpa harus terkena dampak buruk,” pungkasnya. (rdi/abe)












