PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah bantaran sungai, agar selalu tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Siti Nafsiah menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalteng telah memasang alat deteksi dini bencana di sejumlah daerah, yang merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalteng dan DPRD, khususnya melalui dukungan penganggaran. Namun, ia menambahkan, bahwa pemasangan alat tersebut belum dapat menjangkau seluruh wilayah provinsi.
“Kita bersyukur pemerintah provinsi beberapa waktu lalu bersinergi dengan DPRD berkaitan dengan anggaran, itu sudah ada pemasangan alat-alat pendeteksi bencana sejak dini. Tapi belum semua daerah,” ucapnya, Rabu (7/1/2026)
Menurutnya, alat deteksi dini bencana telah terpasang di beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, dan Katingan. Selain itu, untuk tahun 2026 telah direncanakan penambahan pemasangan alat serupa di daerah-daerah lainnya.
Alat deteksi ini berperan sebagai alarm bencana, yang membantu masyarakat, mendeteksi lebih awal potensi kejadian bencana seperti banjir maupun jenis bencana lainnya, sehingga dapat mendukung upaya mitigasi bencana secara efektif.
Meskipun demikian, Siti Nafsiah menegaskan, bahwa kewaspadaan masyarakat tetap menjadi faktor utama, dalam menghadapi potensi bencana. Ia mengingatkan, agar warga tidak menganggap remeh atau biasa, dengan terjadinya bencana meskipun hal tersebut kerap terjadi di wilayah mereka.
“Tentunya kita berharap juga masyarakat terutama di bantaran sungai, untuk lebih waspada mengantisipasi. Harapkan masyarakat lebih waspada, mengantisipasi seperti banjir,” pungkasnya. (rdi/rdo)












