Isen MulangKalimantan Tengah

Natal jadi Momentum Refleksi untuk Menata Hati

131
×

Natal jadi Momentum Refleksi untuk Menata Hati

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN: Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy menyampaikan sambutan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Jumat (12/12/2025).Foto: IST

PALANGKA RAYA – Perayaan Natal yang senantiasa menyebarkan pesan damai, sukacita dan harapan yang abadi menjadi landasan Seminar Natal Nasional 2025, diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) provinsi. 

Acara ini mengangkat subtema “Falsafah Huma Betang Dalam Membangun Keluarga Mandiri di Kalimantan Tengah” sebagai jembatan antara nilai-nilai spiritualitas dan kearifan lokal leluhur.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kalteng, Yulindra Dedy, bahwa Huma Betang bukan hanya rumah panjang tradisional Suku Dayak, melainkan sebuah filosofi kehidupan. 

Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur, seperti keharmonisan, kekeluargaan dan kemandirian yang harus diterapkan dalam pembangunan keluarga saat ini.

“Keluarga adalah unit terkecil dan pondasi bangsa. Keluarga yang mandiri adalah keluarga yang beriman kuat, ekonomi tangguh, berkarakter unggul dan menjaga keharmonisan rumah tangga dengan guyub rukun,” ucap Kadishub, di Aula Serba Guna Tjilik Riwut Komplek Katedral Palangka Raya, Jumat (12/12/2025).

Melalui semangat Huma Betang, masyarakat didorong untuk bersama-sama dan bergotong royong menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan spiritual. Setiap keluarga di Kalteng diharapkan menjadi “Betang kecil” yang menjamin keamanan, kesejahteraan, dan masa depan cerah bagi setiap anggotanya.

Pemprov Kalteng menyatakan, dukungan terhadap inisiatif seminar ini.

“Kami berkomitmen, mendorong implementasi nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap program pembangunan daerah serta menjamin kerukunan umat beragama sebagai modal utama pembangunan yang damai dan maju,” jelasnya.

Dia berharap melalui seminar ini, dapat dirumuskan rekomendasi praktis dan strategis yang tidak hanya sekadar wacana, tetapi dapat diimplementasikan nyata dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang berkah, maju dan sejahtera.

Di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, mari jadikan Natal sebagai momen refleksi untuk menata hati kembali, mempererat tali persaudaraan serta memperbaharui komitmen dalam membangun masyarakat yang adil dan makmur. (ifa/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *