Isen MulangKalimantan Tengah

Program DWP Kalteng Angkat Pemberdayaan Perempuan

22
×

Program DWP Kalteng Angkat Pemberdayaan Perempuan

Sebarkan artikel ini
PAPARAN: Ketua DWP Provinsi Kalteng, Natalin Leonard S. Ampung saat menjadi Narasumber Podcast Inspiratif, Kamis (28/8/2025). Foto: IST

PALANGKA RAYA – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali, menghadirkan podcast inspiratif mengusung tema “Mengenal Lebih Dekat Program Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah”, di Gedung Smart Province, Kantor Diskominfosantik Kalteng, Kamis (28/8/2025).

Podcast tersebut dipandu oleh host Novita Chandra Wijaya, dengan menghadirkan Ketua DWP Kalteng, Natalin Leonard S. Ampung sebagai narasumber dengan bahasan perjalanan organisasi Dharma Wanita Persatuan serta berbagai program kerja yang dijalankan dalam rangka pemberdayaan perempuan dan penguatan peran keluarga di Kalimantan Tengah.

Natalin menjelaskan bahwa DWP telah berdiri sejak 5 Agustus 1974. Kemudian mengalami perubahan nama pascareformasi tahun 1999 seiring dengan lahirnya Undang-Undang Kepegawaian yang baru. 

DWP beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan masa kepengurusan berlangsung setiap lima tahun sekali. 

“Dharma Wanita Persatuan adalah wadah kebersamaan bagi istri ASN untuk terus berkarya. Meskipun memiliki kesibukan sebagai ibu rumah tangga, kami tetap berupaya mengatur waktu agar dapat mendukung peran suami sekaligus berdaya melalui organisasi ini,” ungkap Natalin.

Lebih lanjut, program kerja DWP Provinsi Kalteng telah disusun dalam sebuah buku dan telah diaudiensikan bersama Penasehat DWP Kalteng sekaligus Istri Gubernur Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran. 

Hingga saat ini, realisasi program telah mencapai sekitar 80 persen, dengan puncak kegiatan akan dilaksanakan pada peringatan HUT DWP pada 6 sampai 7 Desember mendatang. Kemudian DWP juga berperan dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif. Berbagai program telah dijalankan, mulai dari pelatihan pembuatan kue, pembinaan UMKM serta pembangunan kafe yang progresnya telah mencapai sekitar 80 persen. 

“Program kami mencakup banyak aspek, mulai dari bidang seni melalui lomba paduan suara, bidang pendidikan dengan workshop dan seminar, hingga bidang sosial dengan rencana pengobatan gratis bagi masyarakat. Semua kegiatan ini kami rancang agar perempuan Kalimantan Tengah semakin cerdas, sehat, dan berdaya,” tutur Natalin.

Tidak hanya itu, DWP juga tengah menyiapkan taman cantik yang akan ditanami tanaman obat, sebagai bentuk kolaborasi bersama PKK. DWP berupaya memberdayakan anggotanya agar memiliki keterampilan produktif dan peluang usaha yang dapat mendukung kemandirian ekonomi keluarga.

Natalin menekankan pentingnya perubahan pola pikir di era digital. Menurutnya, perempuan harus mampu bergerak cepat, tepat, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. 

“Perempuan harus menjadi teladan, khususnya sebagai seorang ibu dalam keluarga, agar dapat menanamkan nilai kerja keras, kemandirian serta semangat berkarya kepada anak-anak,” lanjut Natalin.

Selain itu, diakhir podcast, ditampilkan lagu Wanita Harati Berdaya yang menggambarkan sosok perempuan yang cerdas, berdedikasi, dan berdaya saing yang mampu menjadi pilar keluarga, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. Lagu tersebut menyampaikan pesan bahwa perempuan adalah kekuatan besar di balik keberlangsungan kehidupan.

Melalui podcast tersebut, Natalin berharap peran DWP dapat semakin maju dan terus memberikan dampak positif secara nyata bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. (ter/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *